Selamat Datang di Sistem Informasi Pangan Kabupaten Pringsewu
← Kembali ke daftar berita

Satuan Tugas Ketahanan Pangan Kabupaten Pringsewu melakukan Sidak Pasar sebagai Tindak Lanjut Hasil Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID)

Kategori: Satgas Ketahanan Pangan Kabupaten Pringsewu

Satuan Tugas Ketahanan Pangan Kabupaten Pringsewu melakukan Sidak Pasar sebagai Tindak Lanjut Hasil Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID)

Berdasarkan Surat Tugas Nomor 500.1/e-91/D.07/V/2026 Tanggal 8 Mei 2026 dan Surat Keputusan Bupati Pringsewu Nomor 100.3.3.2-157 Tahun 2026 Tanggal 10 Februari 2026, Tim Satuan Tugas Ketahanan Pangan melaksanakan Monitoring Ketersediaan dan Harga Bahan Pangan Dalam Rangka Tindak Lanjut Hasil Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Pasar Sukoharjo, Kec. Sukoharjo pada hari Selasa, 12 Mei 2026. Monitoring tersebut dilaksanakan oleh Tim Satuan Tugas Ketahanan Pangan Kab. Pringsewu dengan Koordinator Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pringsewu yang beranggotakan Dinas Ketahanan Pangan, Unsur TNI, Bapperida, Dinas Koperindag, Inspektorat, Dinas Perikanan, dan Dinas Perhubungan. 

 

Berdasarkan monitoring yang telah dilaksanakan berikut daftar harga dan stok dari beberapa komoditas yang diamati yaitu:

  • Beras medium: Rp13.000/kg - Rp13.500/kg (harga sesuai HET Rp13.500/kg) dengan ketersediaan sekitar 3.200kg/hari.
  • Gula pasir: Rp18.000/kg (harga di atas HET Rp17.500/kg) dengan ketersediaan sekitar 180 kg/hari.
  • Minyak goreng: Rp17.500/liter (Sodara Kita) dan Rp21.000/liter (merk lainnya) (di atas HET Rp15.700/liter) dengan ketersediaan sekitar 1.250 liter/hari.
  • Daging sapi: Rp130.000/kg - Rp150.000/kg (di bawah dan di atas HET Rp105.000/kg-Rp140.000/kg) dengan ketersediaan sekitar 20 kg/hari.
  • Daging ayam: Rp33.000/kg – Rp38.000/kg (di bawah HET Rp40.000/kg) dengan ketersediaan sekitar 265 kg/hari.
  • Telur ayam: Rp27.0000/kg (di bawah HET Rp30.000/kg) dengan ketersediaan sekitar 180 kg/hari.
  • Cabai besar: Rp45.000/kg – Rp60.000/kg (di bawah dan di atas HET Rp40.000/kg – Rp57.000/kg) dengan ketersediaan sekitar 200 kg/hari.
  • Cabai rawit: Rp55.000/kg – Rp65.000/kg (di atas HET Rp37.000/kg – Rp55.000/kg) dengan ketersediaan sekitar 360 kg/hari.
  • Bawang merah: Rp33.000/kg – Rp35.000/kg (di bawah HET Rp36.500/kg – Rp41.500/kg) dengan ketersediaan sekitar 300 kg/hari.
  • Bawang putih: Rp25.000/kg - Rp32.000/kg (di bawah HET Rp38.000/kg) dengan ketersediaan sekitar 300 kg/hari.
  • Kacang kedelai: Rp12.000/kg - Rp14.000/kg (di atas HET Rp11.400/kg) dengan ketersediaan sekitar 40 kg/hari.
  • Jagung: Rp7.500/kg (di atas HET Rp5.500/kg) dengan ketersediaan sekitar 130 kg/hari.

Berdasarkan monitoring ketersediaan dan harga bahan pangan pokok terhadap komoditas-komoditas tersebut terdapat beberapa temuan yaitu:

  1. Terdapat penjual beras medium yang menjual produk dengan kemasan tidak tercantum nomor Registrasi PSAT PDUK, nama produsen, maupun alamat produsen. 
  2. Terdapat beberapa komoditas yang dijual dengan harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yaitu untuk komoditas gula pasir, minyak goreng, daging sapi, cabai rawit, cabai besar, dan kacang kedelai. Khusus untuk komoditas minyak goreng merk MinyaKita, masih ada penjual yang menjual dengan harga di atas HET yang tertera di kemasan sebesar Rp15.700/liter yaitu sebesar Rp20.000/liter dikarenakan para penjual tersebut bukan merupakan anggota Rumah Pangan Kita (RPK) dan tidak mendapatkan produk langsung dari Bulog Lampung melainkan dari distributor lain.
  3. Untuk komoditas daging sapi, kemungkinan besar saat menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriyah nanti harganya akan mengalami kenaikan menjadi Rp155.000/kg.

Berdasarkan temuan-temuan tersebut, berikut tindak lanjut oleh Tim Satuan Tugas Ketahanan Pangan Kab. Pringsewu:

  1. Monitoring harga terutama untuk komoditas yang dijual di atas HET dan komoditas daging sapi akan dilakukan kembali mendekati Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriyah.
  2. Memberi teguran secara lisan kepada penjual yang menjual produk beras dengan kemasan tidak sesuai standar serta produk yang dijual di atas HET.
Tags: Satgas Ketahanan Pangan Sidak Pasar Idul Adha 1447 Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung